[EVENT] Waspada Hyperandrogen Penyebab Jerawat Membandel ! #DiscoverNewConfidence

by - Sunday, January 28, 2018

Hai ! Welcome back to my blog ^^
Nah buat kamu yang mampir ke post ini, apakah kamu punya jerawat membandel ? Sudah sering coba berbagai macam obat jerawat, skincare khusus jerawat, bahan-bahan alami untuk menyembuhkan jerawat. Eh tapi ga sembuh-sembuh dan bahkan tidak berkurang ? Nah mungkin bukan karna kamu ga cocok dengan skincare atau obat jerawat tersebut, tapi mungkin jerawat tersebut muncul karna suatu 'hal', dan hal inilah sebenarnya yang harus kamu atasi. Penasaran ? Keep scrolling ya hihi.


Jadi hari Kamis, tanggal 25 Januari 2018 kemaren aku diundang Beautynesia untuk hadir di acara "Discover New Confidence" yang diselenggarakan oleh Gue Sehat dan Bayer Indonesia. Acara yang bertempat di Beehive Cafe Jakarta ini terdiri dari talkshow mengenai salah satu penyebab jerawat membandel pada wanita, dan juga beauty class.
Ok, sebelum aku bahas lebih lanjut mengenai acaranya. Ada yang pernah dengar tentang Guesehat.com? Nah Guesehat.com ini adalah salah satu media dimana kamu bisa baca-baca artikel mengenai lifestyle, medis, atau hal-hal yang perlu diketahui para wanita tentang kesehatan, buah hati dll. Menarik kan ? hihi. Nah kabar baiknya, guesehat.com ada aplikasinya loh ! Tentunya dengan aplikasi, Guesehat.com akan lebih praktis dan mudah bukan? ^^ Oh ya, kamu bisa mengunduh aplikasinya di Play Store atau App Store.


Nah aplikasi ini tidak hanya berisi artikel loh, tapi juga terdapat fitur-fitur yang memudahkan kamu dalam mencari DOKTER (bahkan lengkap dengan Nama, Spesialisiasi Dokter, Rumah Sakit, Hari dan Jam Praktek), RUMAH SAKIT, KLINIK, GYM, SPA, BEAUTY, LAB, bahkan hingga PRAKTISI. Jadi kalau kamu lagi kurang enak badan, atau butuh penanganan dokter, kamu ga perlu bingung cari dokter atau rumah sakit terdekat, karna Guesehat.com sudah ada list nya. ^^ 

Selain itu, menurut aku fitur terunik dari aplikasi Guesehat.com ini adalah "SAKIT APA?". Melalui fitur ini, kamu akan mendapat beberapa kemungkinan diagnosis berdasarkan keluhan yang kamu alami loh. Woah praktis banget ya ? hehe.

Ok mari kita bahas acaranya ^^



Acara Discover New Confidence ini dibuka oleh Ibu Mita Imoruya selaku MC, kemudian dilanjutkan dengan Talkshow yang dibawakan oleh Dr. Haekal Anshari, M. Biomed dengan tema "Waspadai Hyperandrogen! Penyebab Jerawat Membandel pada Wanita". Kenapa temannya Discover New Confidence? Karna diharapkan dengan acara ini, wanita-wanita yang punya masalah mengenai jerawat membandel bisa menemukan titik terang atas permasalahanya dan menjadi lebih percaya diri ^^

Oke, pertama-tama aku akan bahas materinya ya. Sebelumnya ada yang tau apa itu Hyperandrogen ?


Jadi, androgen adalah hormon pria, tapi faktanya wanita juga memproduksi dan membutuhkan hormon androgen. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Hyperandrogen adalah kadar hormon pria yang berlebih pada wanita. Androgen pada tubuh wanita terdiri dari 2 jenis, yaitu androgen bebas (jumlahnya harus 1%) dan androgen terikat (harus 99%). Seorang wanita dikatakan Hyperandrogen, apabila jumlah androgen bebasnya berjumlah lebih dari 1%.

Jenis Hyperandrogen ada 2, yaitu Hyperandrogen Klinis dan Hyperandrogen Biokimia. Hyperandrogen Biokimia memang memproduksi androgen yang berlebihan, sedangkan Hyperandrogen Klinis memproduksi androgen yang berlebihan namun lebih responsif.

Hyperandrogen menyebabkan 4 gejala klinis, yaitu SAHA.
- Seboroik (Kulit berminyak) = kulit mengalami peradangan yang ditandai dengan kulit menjadi kemerahan dan bersisik, biasanya terjadi pada area kulit yang berminyak (wajah, kepala, leher, ketiak, dll.)
- Acne (jerawat) = Jerawat bisa timbul dimana saja, tidak hanya di wajah namun juga di punggung, leher, dada dll.
- Hirsutism = Pertumbuhan bulu halus pada area tidak semestinya (wanita bisa tumbuh kumis, jenggot, bulu tangan dan kaki yang lebat)
- Alopecia (kebotakan) = Androgen dapat membantu pertumbuhan rambut pada wanita, namun apabila wanita mengalami hyperandrogen, maka wanita cenderung mengalami rontok bahkan kebotakan.

Wanita yang mengalami Hyperandrogen biasanya mengalami satu atau lebih gejala klinis. Hyperandrogen biasanya terjadi pada pasien PCOs/sindrom ovarium polikistik, dimana hormon androgennya lebih banyak daripada hormon wanitanya.
Oke, seperti yang aku bilang tadi, aku akan lebih fokus untuk membahas masalah jerawat. Kalian pasti tau ya, jerawat memang banyak banget penyebabnya, mulai dari stres, gangguan hormon, kosmetik, obat-obatan, genetik dll. Nah gimana sih cara bedain jerawat biasa dengan jerawat Hyperandrogen ?



Nah itu lah perbedaan jerawat penyebab hyperandrogen dan jerawat biasa. Kalau kamu merasa skincare atau obat jerawat ga mempan untuk membasmi jerawat membandel, mungkin kamu bisa lebih fokus untuk mengatasi akar permasalahannya, yaitu Hyperandrogen (tapi ingat ya, jangan lupa cek gejala lain juga hihi)

Eits, ternyata Hyperandrogen tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga psikis loh !
Dampak psikis yang bisa diderita orang yang mengalami Hyperandrogen itu apa sih? Orang yang mengalami Hyperandrogen akan lebih mudah cemas, depresi, tidak percaya diri, badmood, dan bahkan bisa berpikir untuk bunuh diri loh ! Duh bahaya juga ya ternyata.

Tapi tenang, karena hyperandrogen itu ternyata bisa diatasi, yaitu dengan terapi.
Untuk mengatasi hyperandrogen, pengidap dapat mengkonsumsi produk anti-androgen. Selain itu, hyperandrogen juga bisa diatasi dengan mengonsumsi obat topikal (mempunyai profil keamanan yang baik tapi tidak selalu efektif), dan juga antibiotik oral.


PT. Bayer Indonesia mengerti akan dampak Hyperandrogen ini, sehingga Bayer memproduksi obat anti androgen yang kandungannya dikombinasikan dengan bahan-bahan yang diperlukan untuk mengobati Hyperandrogen (Cyproterone Acetate / Ethynil Estradiol). Obat anti-androgen ini berfungsi untuk menghambat pertumbuhan androgen dan tentunya tidak hanya untuk menyembuhkan jerawat saja loh, tapi bisa juga untuk menyembuhkan keempat gejala klinis (SAHA). Nah obat ini biasanya dikenal dengan obat kontrasepsi (namun ini adalah obat resep khusus untuk Hyperandrogen). Oh ya, lebih baik kamu konsultasi dulu ke dokter ya sebelum mengonsumsi produknya hehe.

Informasi lebih lanjut kamu bisa hubungi dr. Haekal Anshari, M. Biomed (Jakarta Life Science & Aesthetic Clinic).


Setelah penyampaian materi dan tanya jawab oleh peserta talkshow, acara ini dilanjutkan dengan beauty class yang dibawakan oleh Firman Ziandiomakeup (@ziandiomakeup). Beauty class ini membahas mengenai gimana sih cara membuat no make up, make up look dengan membuat wajah menjadi lebih flawless, dan fresh tanpa terkesan lebay atau berlebihan. Tentunya no make up, make up look ini sangat cocok untuk digunakan sehari-hari dan bisa membuat kamu tampil lebih percaya diri ^^


So itulah keseruan dan beberapa informasi penting yang bisa aku bagikan di post ini ^^
Semoga bermanfaat ya ! Punya jerawat membandel ? Udah tau dong gimana cara ngatasinnya ? :D
Spread the love, jangan lupa sharing buat yang membutuhkan ya
Thanks for reading, and see you on my next post !

You May Also Like

5 comments

  1. Event yang sangat edukatif ya <3


    xoxo
    ayu

    ReplyDelete
  2. Kulitku tipe berminyak dan berjerawat kalau lagi pms, jangan jangan aku hyperandrogen yaa 😁. Bagus Mba infonya, salam kenal yaa 🙏.

    Fillyawie

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku juga berjerawat kok kalau pms, kata speakernya sih, wanita memproduksi hormon androgen untuk melancarkan mens hehe. Jadi mungkin itu sebabnya kalo pms jerawatan hihi
      salam kenal juga ya ^^
      terimakasih sudah mampir hehe

      Delete
  3. Aku suka kesel jg sih sama jerawat, tp ya sama kyk yg dibilang dokter itu. Jerawat makin diperhatiin makin cari perhatian. Mending biasa aja, rawat seadanya. Soalnya ya emang kulit wajah kita bakal jerawatan jg di waktu2 tertentu. Jdi aku sih skrg have fun aja. Makin dipikirin jerawat makin dtng wkwkw

    ReplyDelete

Hi ! You can leave me a comment (But please no SARA, and no SPAM)
Have a nice day ❤

Instagram